PALANGKA RAYA – Keluarga Besar SMA Negeri 7 Palangka Raya turut bersukacita merayakan kedamaian dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada hari ini, Kamis, 19 Maret 2026. Perayaan tahun ini mengusung tema nasional yang sangat relevan dengan semangat kebangsaan kita, yaitu “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”.
Kepala SMAN 7 Palangka Raya menyampaikan bahwa momentum Nyepi bukan sekadar hari libur sekolah, melainkan waktu yang tepat bagi seluruh warga sekolah untuk belajar tentang pengendalian diri dan toleransi. Di tengah keberagaman suku dan agama yang ada di sekolah, semangat "Satu Keluarga" menjadi fondasi penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan inklusif.
Dalam semangat Nyepi, umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian sebagai bentuk penyucian diri. SMAN 7 Palangka Raya mengajak seluruh siswa dan staf untuk mengambil inspirasi dari keheningan ini—sejenak berhenti dari hiruk-pikuk aktivitas digital dan media sosial untuk melakukan refleksi diri demi kemajuan bersama.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam pesannya juga menekankan bahwa Nyepi tahun ini menjadi istimewa karena berdekatan dengan persiapan hari besar agama lain, yang semakin memperkokoh jalinan persaudaraan di Nusantara.
"Kami mengucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu, khususnya bagi siswa-siswi dan guru di lingkungan SMAN 7 Palangka Raya," ungkap perwakilan sekolah. "Semoga cahaya kedamaian senantiasa menuntun kita menjadi pribadi yang lebih bijaksana dalam berkarya dan berprestasi."
Perayaan Nyepi 2026 ini diharapkan dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Palangka Raya, sejalan dengan filosofi Huma Betang yang menjunjung tinggi kebersamaan dalam perbedaan.
#telatpostmoment19032026